Kali ini melalui kegiatan safari Ramadhan Bupati, Wakil Bupati beserta jajaran Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat bersilaturahim dengan masyarakat Kecamatan Jereweh. Kegiatan dipusatkan di MASJID BESAR NURUL IKHSAN. (Selasa, 5 Juni 2018)

Kegiatan dimulai dengan berbuka puasa bersama di halaman masjid, kemudian shalat magrib berjamaah. Selanjutnya Bupati bersama Masyarakat Jereweh menikmati hidangan yang disediakan sambil menunggu waktu shalat Isya.

Tepat pukul 19.18 adzan Isya berkumandang menandakan masuknya waktu isya. Bupati bersama masyarakat Jereweh kemudian bersegera mengambil air wudhu dan melaksanakan shalat Isya dan tarawih berjamaah, Bupati langsung bertindak selaku imam. Acara kemudian dilanjutkan dengan kegiatan Safari Ramadhan yang diawali dengan laporan dari Camat Jereweh Bapak Hasan, S.E.  dalam laporannya Camat Jereweh menyampaikan bahwa Kecamatan Jereweh dalam kondisi kondusif dan tentram. Pasar Jereweh yang sudah diresmikan beberapa waktu yang lalu telah beroperasi dan berjalan dengan baik, perekonomian mulai menggeliat. Kecamatan Jereweh telah berkoordinasi dan mempersiapkan diri untuk memastikan pelaksanaan pemungutan suara dalam pemilihan umum Gubernur NTB pada tanggal 27 juni 2018 berjalan dgn baik. “Kecamatan Jereweh memiliki Pemilih sebanyak 6036 jiwa. 90% warga kami sudah terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap” kata Camat. Camat Jereweh kemudian mengemukakan bahwa Kecamatan Jereweh sangat berharap agar ada bendungan yang representatif di Kecamatan Jereweh untuk memenuhi kebutuhan pengairan sawah.

Menanggapi laporan Camat tersebut Bupati dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada Camat beserta seluruh masyarakat Jereweh karena telah berhasil menjaga kondusifitas wilayah terutama saat bulan Ramadhan ini. “Terkait bendungan tadi kita harus bisa melihat dari segala sisi dan dengan perhitungan yang matang sehingga bisa memberikan manfaat yang besar bagi kecamatan jereweh. “Insya allah akan kita akomodir” kata bupati.

Selanjutnya bupati menekankan kepada seluruh masyarakat Jereweh Bahwa Penting bagi kita semua untuk saling pengertian dan saling memahami satu sama lain. Tahun 2018 sampai 2019 mendatang merupakan tahun politik. Kita dihadapkan dengan pemilihan umum. Hal ini pasti menimbulkan perbedaan ditengah-tengah masyarakat. Perlu diketahui bahwa sesungguhnya Perbedaan ini sengaja dibuat untuk melahirkan pemimpin yang berkualitas. Perbedaan merupakan suatu sunatullah dan akan tetap ada sampai akhir zaman, namun perbedaan tersebut jangan menjadi penghalang kita untuk saling bersilaturahim. “Perbedaan itu hanya bisa diatasi dengan saling memahami diantara kita. Jika sudah saling memahami, sebesar apapun perbedaan yang ada tidak akan mudah kita dipecah belah” tandas Bupati.

Menutup sambutannya, Bupati mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk memanfaatkan semua potensi yang dimiliki dengan sungguh-sungguh. “Insya Allah jika kita melakukan segala sesuatu dengan sungguh-sungguh kita akan meraih kesuksesan.” Ungkap Beliau.

 

Kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan bantuan-bantuan. Bantuan pertama diberikan oleh tim penggerak PKK Kabupaten Sumbawa Barat berupa penyerahan bingkisan sembako untuk ibu-ibu lansia. Kemudian dilanjutkan dengan penyerahan bantuan paket pembangunan melalui program daerah pemberdayaan gotong royong tahun anggaran 2018 sejumlah Rp. 7.498.451.000,- dengan rincian Pariri sehat sebesar Rp. 879.474.000,- Pariri Lansia sebesar Rp. 1.289.000.000,- Pariri Disabilitas sebesar Rp. 258.000.000,- Bariri tani sebesar 1.577.250.000,- Bariri Ternak sebesar Rp. 402.000.000,- Bariri UMKM sebesar 600.000.000,- Bariri Nelayan sebesar 348.000.000,- Pembangunan/Rehab Rumah  sebesar Rp. 804.743.000,- dan paket jambanisasi sebesar Rp. 1.344.984.000,- selain itu diserahkan juga bantuan Sosial melalui Baznas Kabupaten Sumbawa Barat kepada 101 KK se-Kecamatan Jereweh senilai Rp. 10.100.000,- Bingkisan sembako untuk pengurus masjid besar Nurul Ikhsan sebanyak 10 bingkisan, serta bantuan berupa karpet senilai Rp. 7.500.000,-

kegiatan tersebut juga diisi dengan Ceramah agama yang disampaikan oleh ustadz Erwin Junaidi, al ustadz menyampaikan bahwa sesungguhnya manusia dihadapan Allah nilainya tak ubahnya seperti botol bekas yg berserakan dipinggir jalan. Sangat tidak berharga. Namun Jika botol ini diambil dibersihkan dan diisi dengan barang berharga maka botol tersebut akan memiliki nilai senila isinya. Jika diisi minyak tanah maka boto tersebut harganya seharga minyak tanah, Jika diisi susu maka botol tersebut akan seharga susu, Jika diisi madu maka botol tersebut akan bernilai seharga madu dan jika diisi intan berlian maka botol tersebut akan berharga senilai intan berlian. Seberapapun harga isinya segitulah harga botol tersebut. Jadi yg dinilaih oleh Allah adalah isinya dalam hal ini adalah tingkat ketaqwaan manusia terhadap sang Khalik. Seberaapun buruk rupa atau nasib seseorang di dunia tapi  jika memiliki iman dan taqwa maka nilai kita akan sangat besar disisi Allah SWT. Bulan Ramadhan ini kita diperintahkan berpuasa agar kita menjadi bertaqwa dan bernilai disisi Allah.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Dandim 1628/Sumbawa Barat, Kapolres, kepala dinas dan kepala badan lingkum KSB, dan para kepala bagian. (bagian Humas dan Protokol)