TALIWANG—Pada perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Gabungan Organisasi Wanita (GOW) KSB ke-14 tahun 2018, Bupati Sumbawa Barat, Dr. Ir. H. W Musyafirin, M.M meminta organisasi wanita di bawah koordinasi GWO terus mendukung Pemerintah.

‘’Saya sangat berharap pada setiap organisasi terutama organisasi ibu-ibu untuk tetap dalam koordinasi GOW. Silahkan lakukan kegiatan yang mendukung kegiatan pemerintah,” kata Bupati dalam sambutannya pada HUT GOW KSB yang digelar di Lapangan Sepak Bola Desa Seteluk Tengah, Kecamatan Seteluk, Rabu pagi (10/10/2018)

Minimal lanjut Bupati, memberikan dukungan kepada suami. Sebab, boleh jadi ada ibu pengurus organisasi wanita yang memiliki suami sebagai pejabat atau dalam profesi apapun itu. Harus diingat bahwa keberhasilan seorang suami, ada peran istri di belakang, itu harus diakui.

Menurut Bupati, kegiatan GOW selama ini lebih banyak melaksanakan kegiatan sosial. Setiap organisasi memang seharusnya mengisi kegiatan sesuai dengan kondisi dan situasi seperti yang dilakukan GOW. Terlebih dua bulan terakhir masyarakat dilanda musibah gempa bumi termasuk kekeringan. Setiap moment harus dimanfaatkan untuk saling menghibur, seperti menghilangkan trauma seperti ini. ‘’saya harap semua organisasi wanita bisa terus berbakti mengabdi dan berkarya untuk daerah terutama untuk kaum wanita demi kelangsungan pembangunan KSB,” imbuh Bupati.

Kepada masyarakat Desa Seteluk Tengah Bupati meminta untuk terus  bersyukur, terutama lansia karena diberi usia yang panjang. Bersyukur diberi kesehatan dan bisa beribadah. Selalu bersabar dan berprasangka baik kepada Allah. Kemudian tetap beristigfar agar diampuni Allah dan diluaskan rizkinya. ‘’Mengharapkan ridho Allah, dengan mengucapkan bismillahirrohmanirrohim, Ghatering Lansia dalam rangka HUT GOW KSB ke-14 dengan resmi saya nyatakan dibuka,” kata Bupati.

Ketua GOW KSB, Ibu Neni Apriati Fud Syaifuddin dalam laporannya menyampaikan, untuk memeriahkan HUT GOW, GOW selalu melaksanakan kegiatan sosial. Untuk tahun ini adalah kegiatan gathering lansia yang diisi dengan senam lansia, penyuluhan kesehatan, pemeriksaan kesehatan dan trauma healing dengan ceramah dari ketua MUI. Trauma healing dimaksudkan untuk mengajak masyarakat bangkit keluar dari trauma akibat bencana gempa bumi.

Peserta gathering lansia ini sebanyak 150 orang lansia. Ibu Neni juga menyampaikan terimakasih atas dukungan semua pihak dalam mensukseskan kegiatan ini, yakni  Ketua MUI KSB yang memberikan tausiah untuk trauma healing, BPJS Kesehatan, Dinas Kesehatan, PPNI KSB dan DP2KBP3A KSB.(Humas & Protokol)