TALIWANG—Pada Forum Yasinan Pemerintah KSB, Kamis malam (2/08/2018), Bupati Sumbawa Barat menyerahkan secara simbolis bantuan Perumahan  Swadaya  kepada warga.

Program Perumahan Swadaya merupakan program Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat RI melalui Satuan Kerja Non Vertikal Tertentu (SKNVT) Penyediaan Perumahan Provinsi NTB. Pada tahun 2018 KSB mendapatkan kuota sebanyak 165 unit atau untuk 165 kepala keluarga di delapan desa di tiga kecamatan. Di Kecamatan Poto Tano yakni di Desa Poto Tano, Desa Senayan dan Desa Mantar. Kecamatan Seteluk yakni di Desa Seteluk Tengah dan Seteluk Atas. Kemudian di Kecamatan Taliwang di Kelurahan Bugis, Kelurahan Sampir dan Desa Kertasari.

Dari bantuan rumah 165 unit ini, sebanyak 100 unit merupakan bantuan untuk peningkatan kualitas rumah atau rehab sebagian dengan anggaran Rp. 15 juta per unit. Sementara rumah yang dibangun baru sebanyak 65 unit dengan nilai pembangunan Rp. 30 juta per unit. Meskipun bantuan ini berasal dari Kementerian PUPR, namun sistem pengerjaannya dilaksanakan dengan pola Program Daerah Pemberdayaan Gotong Royong (PDPGR). Para penerima bantuan diharuskan membuka rekening di Bank NTB. ‘’Pola harus tetap gotong royong,” kata Bupati.

Bupati pun meminta kepada Agen PDPGR khususnya di desa-desa yang mendapatkan program Perumahan Swadaya ini untuk mendata warganya yang berhak mendapatkan bantuan. Data dari Agen nantinya kemudian akan dikroscek kembali oleh Dinas PUPRPP KSB. ‘’bantuan ini langsung masuk ke rekening penerima bantuan, pleh karena itu para agen dan Kades wajib mendatangi para penerima bantuan ini untuk memastikan dana bantuan tersebut digunakan sesuai peruntukannya, silahkan dimusyawarahkan bersama,” jelas Bupati.

Bupati mengharapkan, bantuan Perumahan Swadaya Kementerian PUPR ini merupakan stimulan. Karenanya, mana yang bisa dibeli ya dibeli, mana yang harus ditambah ditambahkan swadaya. Mana yang bisa digotong royongkan ya digotong royongkan sehingga rumah untuk warga bisa layak huni dan bisa terbangun dengan baik.(Bagian Humas & Protokol)