TALIWANG—Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Laksamana Muda (Purn) Willem Rampangilei bersama Bupati Sumbawa Barat, Dr. Ir. H. W Musyafirin, M.M meletakkan batu pertama pondasi rumah korban gempa. Selain itu, Willem juga menyerahkan buku rekening secara simbolis kepada korban gempa, Sabtu siang (15/09/2018).

Tahapan rekonstruksi atau pembangunan kembali rumah warga akibat gempa yang terjadi di Kabupaten Sumbawa Barat tanggal 19 Agustus lalu dimulai. Rumah korban gempa yang mengalami kerusakan parah mulai dibangun. Pembangunan rumah warga dilaksanakan di dua lokasi, yakni Kecamatan Seteluk sebanyak tujuh unit rumah dan Kecamatan Poto Tano sebanyak enam unit rumah. Kepala BNPB dan Bupati Sumbawa Barat pun meletakkan batu pertama pembangunan  rumah warga.

Peletakan batu pertama dilaksanakan di Dusun Seteluk Tengah, Desa Seteluk Tengah Kecamatan Poto Tano. Peletakan batu pertama diawali dengan penyembelihan seekor ayam oleh Bupati yang diniatkan oleh pemilik rumah sebagai rasa syukur kepada Allah atas pembangunan rumahnya setelah hancur akibat gempa. Selain Kepala BNPB dan Bupati, peletakan batu juga diikuti oleh Kapolres Sumbawa Barat, AKBP Mustofa, S.I.K., M.H, Dandim 1628/Sumbawa Barat, Letkol Czi Eddy Oswaronto, S.T dan Pejabat Kementerian PUPR, I.G.W. Samsi.

Usai peletakan batu pertama dan berdialog dengan warga sekitar, Kepala BNPB, Bupati dan rombongan melanjutkan peletakan batu pertama di Dusun Jembatan Kembar, Desa Senayan, Kecamatan Poto Tano.  Selain peletakan batu pertama pondasi rumah warga, Kepala BNPB dan Bupati menyerahkan buku rekening untuk penyaluran dana stimulan pembangunan rumah warga yang rusak akibat gempa bumi.

Hingga saat ini, BNBP telah mencairkan dana stimulan  kepada 346 warga yang rumahnya hancur. Kepala BNPB berjanji jika SK data rumah warga yang rusak dikirim oleh Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat, maka pihaknya langsung akan mencairkan. ‘’Langsung, hitungan jam kita akan cairkan, Alhamdulillah KSB cepat, masyarakat harus bangga dengan Bupatinya yang bekerja cepat, dan jaga terus kekompakan ini, jaga terus gotong royong, ini,” imbuhnya.(Bagian Humas & Protokol)