TALIWANG—Asisten Administrasi dan Umum Pemerintah Provinsi NTB, Drs. M. Imhal, M.M menyebut inovasi yang baik dalam pembangunan ternyata ada di Kabupaten Sumbawa Barat.

“Pemerintah Provinsi melihat  banyak inovasi yang  dilakukan Pemerintah KSB dalam pembangunan dan mensejahterakan rakyat. Bahkan dari pantauan di daerah-daerah di seluruh Indonesia, ternyata inovasi itu hanya ada di KSB. Inovasi itu bernama PDPGR (Program Daerah Pemberdayaan Gotong Royong),”  kata Drs. Imhal mewakili Gubernur NTB dalam Safari Ramadhan yang digelar di Masjid Jami’ Nurul Yaqin Desa Muara Kecamatan Bang Ene, Senin malam (4/05/2018).

Dijelaskan Drs. Imhal, indikator kinerja di Pemerintah Provinsi NTB adalah sebanyak 31 indikator. Kesemua Indikator tersebut bisa dilaksanakan berkat dukungan kabupaten/kota di NTB termasuk KSB. Program yang digulirkan pun sangat baik, yakni inovasi gotong royong. Dimana program Pemerintah Daerah dilaksanakan secara gotong royong, dengan garda terdepan yang menggerakkanya adalah Agen PDPGR. Melalui PDPGR yang sudah diperdakan, semua lini kebutuhan masyarakat telah diakomodir, mulai dari sektor kesehatan, pendidikan, perumahan dan kebutuhan masyarakat lainnya. Upaya mensejahterakan masyarakat di NTB dan menurunkan angka kemiskinan sudah berjalan baik di KSB.

Drs. Imhal menambahkan, ada satu program prioritas Pemerintah Provinsi NTB, yakni penyiapan pembangunan generasi emas NTB. Program ini diharapkan tercapai tahun 2025. Tujuan dari program prioritas ini adalah bagaimana anak-anak  dengan usia maksimal delapan tahun saat ini diperhatikan pendidikanya. Anak-anak harus didorong untuk mengikuti pendidikan, pengajian atau diskusi. Perhatian pendidikan yang diberikan saat ini akan membentuk generasi emas NTB di masa yang akan datang.

Bupati Sumbawa Barat, Dr. Ir. H. W Musyafirin, M.M dalam sambutannya mengatakan, pemerintah dan masyarakat KSB menyampaikan selamat datang Kepada Gubernur NTB atau kepada Asisten Administrasi dan Umum, Drs. M. Imhal, M.M yang mewakili Bapak Gubernur NTB beserta rombongan  dalam Safari Ramadhan Gubernur dan Wakil Gubernur NTB di KSB. Alhamdulilah kondusifitas di KSB tetap terjaga, sehingga KSB tetap menjadi Kabupaten Zero Horizontal Conflict. Perbedaan yang ada tidak menjadi Kendala. Namun bisa di kelola oleh perangkat pemerintah, agen PDPGR dan masyarakat untuk menciptakan keamanan. “Mudahan-mudahan dalam penyelenggaraan pemerintahan, kami tetap istiqomah, jika ada kekeliruan agar kami bisa dikoreksi demi pembangunan di KSB dan mendukung pembangunan di Provinsi NTB,” kata Bupati.

Alhamdulillah Pemerintah Provinsi telah membantu pembangunan jalan di KSB. Yakni pembangunan jalan jalur dua yang membelah Kota Taliwang, dari Bundaran Hotel Grand Royal sampai Telaga Baru yang sudah  mulai dikerjakan. Anggaran yang terealisasi tahun ini adalah Rp. 30 miliar dari total yang dianggarkan bapak Gubernur senilai Rp. 54 miliar. Diharapkan sisa anggaran pembangunan jalan bisa dianggarkan di APBDP 2018 dan bisa direalisasikan tahun ini.

Kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan bantuan dari Pemerintah Provinsi NTB yakni, bantuan kepada Pemerintah KSB untuk mendukung program Pemerintah Provinsi NTB Bumi Sejuta Sapi di KSB senilai Rp. 637 juta. Penyerahan 10 Mushaf Al-Qur’an, 50  potong sarung dan bantuan fisabilillah Rp. 10 juta dari  Baznas Provinsi NTB.  Bantuan senilai Rp. 217,5 juta kepada empat kelompok nelayan, berupa sampan wisata, mesin perahu, peralatan dan bibit ikan air tawar. Kemudian penyerahan secara simbolis bantuan satu unit traktor roda dua, dua pompa air, bibit sawo, bibit jeruk, bibit kedondong, bibit jambu kristal, bibit belimbing.(Bagian Humas & Protokol)