TALIWANG—Safari Ramadhan Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa Barat Tahun 1439 Hijriyah/2018 menyapa warga Desa Sapugara Bree, Kecamatan Brang Rea, Rabu petang (30/05/2018).

Bupati Dr. Ir. H. W Musyafirin, M.M dan Wakil Bupati Fud Syaifuddin, S.T dan rombongan disambut hangat oleh warga. Kegiatan dipusatkan di Masjid Al –Muhajirin yang diawali dengan buka puasa bersama. Kegiatan dilanjutkan dengan sholat magrib, sholat isha dan sholat tarawih serta penyerahan bantuan dari Pemerintah Daerah.

Untuk anggaran paket pembangunan Program Daerah Pemberdayaan Gotong Royong (PDPGR), Kecamatan Brang Rea mendapat Rp. 11.774.966.250,- yang diterima secara simbolis oleh Camat Brang Rea, A. Rahim, S.Pd., M.M. Bupati juga menyerahkan Bansos Baznas KSB untuk 338 kepala keluarga di Kecamatan Brang Rea yang diterima secara simbolis oleh Kepala Desa Sapugara Bree, Andi Subandi senilai Rp. 33.800.000,- Selain itu, Ketua TP PKK KSB, Ibu Hj. Hanifa Musyafirin, S.Pt dan Ketua Umum GOW KSB, Ibu Neny Apariati Fud Syaifuddin juga menyerahkan 20 bingkisan sembako untuk para lansia.

Camat Brang Rea, A. Rahim, S.Pd., M.M. melaporkan, Kecamatan Brang Rea hingga kini tetap kondusif. Program-program Pemerintah Daerah juga berjalan dengan baik. ‘’melalui kesempatan ini kami ingin menyampaikan harapan warga, agar masjid Sapugara yang sedang direnovasi mohon diberikan dukungan oleh Bupati dan wakil bupati. Kemudian disini terdapat empat ruang kelas SDN Sapugara yang dikhawatirkan roboh mohon juga diperhatikan,” ungkap Camat.

Bupati dalam sambutannya mengajak warga Desa Sapugara Bree untuk merawat tali silaturrahim. Jangan mudah terprovokasi sehingga memutuskan tali silaturrahim. Bangun terus ukhuwah di tengah perbedaan yang ada. Jangan karena perbedaan kemudian masyarakat terpecah. ‘’Do’a kita dikabulkan Allah jika hubungan kita dengan Allah baik, dan hubungan antara sesama juga harus baik. Jadi hablumminallah dan hablumminannas sama-sama berjalan baik,” kata Bupati.

Bupati juga mengajak masyarakat untuk terus peduli, berbagi kepada sesama, mengeluarkan infak dan sodaqoh kepada orang miskin. Bisa saja orang yang hari ini berduit mempunyai kekuasaan atau kekayaan. Namun di akhirat orang miskin bisa menjadi orang yang lebih memiliki kuasa disebabkan keimanan dan kesabarannya. ‘’Ramadhan adalah moment untuk introspeksi diri, tingkatkan amal ibadah kita. Di sini saya juga menyampaikan pesan bapak Presiden khusus untuk aparatur, agar jangan memperberat atau mempersulit rakyat, layani rakyat sesuai prsedur dan berpedoman pada aturan yang ada” imbuh Bupati.

Terkait hal-hal yang disampaikan Camat Brang Rea, Bupati langsung menginstruksikan instansi terkait  untuk menindaklanjuti. ‘’Saya juga minta Kadis Dikpora menindaklanjuti laporan camat terkait kondisi SDN Sapugara Bree. Tentang masjid Sapugara Insya Allah akan kami bantu,” tegas Bupati.

Sementara itu, yang memberikan ceramah pada Safari Ramadhan kali ini adalah Ketua MUI KSB, KH. Syamsul Ismain, Lc. Disampaikanya, bagi siapa yang berpuasa dan malamnya mendirikan sholat tarawih, maka Allah akan mengampuni dosanya sejak mulai aqil balig sampai saat ini. Di ramadhan ini, masyarakat juga harus mengisi aktifitasnya dengan kegiatan yang bernilai ibadah, seperti membaca Al-Qur’an, qiyamullail dan lainnya.

Sehingga, lanjut KH. Syamsul, orang yang berpuasa dan melaksanakan ibadah lainnya selama ramadhan akan menjadi insan yang berhasil, pertama berhasil di bulan-bulan selanjutnya melaksanakan sholatnya lebih khusuk. Kedua, mampu menghindari diri dari perbuatan yang sia-sia. Ketiga berhasil dengan tulus ikhlas membayar zakat. Keempat, mampu menghindari diri dari perbuatan zina. Keempat, mampu menjadi insan menjalankan amanah yang dititipkan kepadanya, dan kelima mampu menjadi insan yang menempati janjinya.(Bagian Humas & Protokol)